Bawaslu Mengungkap Adanya Jual Beli Suara pada Pemilu 2019

Berita Politik Terkini

Bawaslu Mengungkap Adanya Jual Beli Suara pada Pemilu 2019

bawaslu mengungkap adanya jual beli suara pemilu 2019

Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) menganalisis kemungkinan adanya jual beli suara kandidat apda pemilihan umum (Pemilu) 2019. Bawaslu memprediki terdapat delapan modus money politic (politik uang) dalam bentuk jual beli suara.

Modus ini seperti memanfaatkan sisa surat suara yang tidak terpakai di TPS dengan cara dicoblos dan diberikan kepada kubu yang sudah memesan kepada oknum Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Selain itu, bisa juga dengan menuliskan hasil yang berbeda antara hasil yang ada pada lembat C1 dengan penulisan.

Selanjutnya bisa juga dengan pengalihan suara parpol kepada calon dengan persetujuan KPPS atau PPK dengan alasan urusan internal partai. Pengalihan suara antar-calon berbeda partai melalui broker dengan imbalan juga bisa termasuk modus.

Bachtiar juga menyebutkan bahwa politik uang seperti pembelian suara pemilih agar memilih calon tertentu (serangan fajar) pada masa kampanye atau masa tenang juga bisa termasuk.

Bachtiar juga mengklaim bahwa ia dan pihaknya menemukan dugaan politik uang di sejumlah daerah. Namun setelah diselidiki Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) laporan itu tidak memenuhi unsur. Bawaslu terus berusaha untuk menjerat para pelaku politik uang.

Sumber :

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190405224118-32-383839/bawaslu-ungkap-modus-jual-beli-suara-kandidat-pemilu-2019